BERITA

Tujuh Tips Untuk Pengusaha Muda Yang Ingin Memulai Usaha

Posted by Superadmin on 08 May 2019

 

Dunia ini membutuhkan pengusaha-pengusaha baru. Mereka dibutuhkan karena mereka menciptakan lapangan kerja, meningkatkan standar kehidupan, memperkenalkan teknologi baru kepada masyarakat, dan menjaga kompetisi di pasar agar tetap hidup. Memulai usaha memang tidak gampang, dan sangat penting untuk para generasi muda, supaya menyiapkan senjata mereka sebanyak mungkin.

Nah, untuk kamu yang ingin mulai menjalankan usaha ada beberapa tips dari John Pilmer. Katanya, kalau dia bisa balik lagi ke usia 20-an, dia akan memulai usahanya dengan 7 tips ini:

 

  1. Passion.

Kemungkinan untuk gagal itu pasti, karena itu bagian dari permainan ini. Kegagalan kamu kemungkinan besar akan membawa kamu kepada kesuksesan, jika kamu terlibat dengan sesuatu yang kamu yakini. Memulai usaha dengan asal-asalan hanya akan mengarahkanmu ke arah yang enggak jelas dan akhirnya enggak jalan. Makanya, pilih jenis usaha yang memang membuat kamu semangat.

 

2. Tentukan pasar kamu

Pasti kamu enggak asing lagi donk dengan ini? Tapi sebenarnya adalah salah satu kesalahan yang banyak dilakukan oleh para pengusaha. Lakukan sesuatu, mulai dari lingkup kamu. Misalnya; kamu masih kuliah, dan kamu membuat usaha clothing. Jadikan teman-teman kuliah kamu sebagai target market kamu, ini akan menjadi arah terbaik buat kamu dalam menjalankan usaha kamu itu. Internet memang memberikan kita jangkauan yang hampir tak terbatas, tapi sangat penting untuk mempersempit pasar kamu ke pasar yang lebih realistis.

 

3. Menentukan harga

Mengambil resiko sangat penting bagi semua pengusaha baru, Termasuk dalam mempertimbangkan harga dari produk atau pelayanan kamu yang masih ditingkat paling dasar. Cobalah untuk memberikan sample dan mulai menawarkannya kepada target pasar kamu.  Pada nantinya, target pasar kamu yang akan menentukan harganya. Jangan lupa, untuk survey pasar kamu. Kamu akan selalu bisa menyesuaikan harga seiring usaha kamu tumbuh.

 

4. Jujurlah

Hal ini berlaku untuk kamu, para pekerja kamu, dan pelanggan kamu. Jujur akan komitmen kamu dalam usaha ini. Jujurlah akan ekspektasi dari partner usaha kamu, dan apa yang kamu harapkan darinya.

 

5. Gunakan, tapi jangan terlalu – media sosial

Generasi muda selalu ingin langsung masuk ke online, dan bukan hal yang buruk sih. Tapi ini penting untuk berpikir dengan hati-hati sebelum memasukan materi marketing di Internet. Media sosial memang alat yang sangat kuat. Dengan fokus di social media, usaha kamu bisa dengan cepat terdengar tanpa biaya mahal. Tapi ingat, jangan semuanya kamu masukan ke media social. Selalu bereksperimen dan ukur hasilnya, kemudian evaluasi secara konstan dan putuskan mana yang berhasil dan mana yang tidak.

 

6. Jangan lupa PR

Jalin hubungan dengan media tradisional dan online. Hal ini bisa membuat usaha kamu terpampang lebih lama di media dengan biaya yang lebih murah dari iklan. Coba deh pikirkan tentang apa yang membuat produk kamu baru, menarik, dan sesuai dengan pangsa pasar. Kemudian, komunikasikan ini ke media. Beberapa media memiliki halaman khusus untuk orang-orang yang memiliki usaha menarik. Walaupun sebuah artikel di koran kampus kamu, bisa menjadi sumber yang berharga untuk publikasi lho!

 

8. Cari pembimbing

Enggak hanya nyusun skripsi aja kamu perlu pembimbing. Membangun usaha juga lho, apalagi pada tahap awal. Pada tahap awal membangun usaha, bisa menyenangkan, frustasi, dan menakutkan sekaligus. Karena itu, kamu tetap perlu arahan atau bimbingan dari yang lebih berpengalaman. Kamu bisa ikut komunitas-komunitas pengusaha baik yang muda dan yang sudah berpengalaman. Ambil keuntungannya dari ini, kamu bisa mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya dalam menjalankan usaha kamu.

Nah, gimana? Tips ini memang enggak langsung menjamin kamu bisa sukses, tapi setiap ilmu yang bisa kamu dapatkan dari awal mula, bisa menghindari kamu dari kesalahan-kesalahan yang serius pada saat kamu menjalankan usaha kamu.