BERITA

Mengapa Pemimpin Terbaik Lebih Banyak Yang Berhenti Daripada Kebanyakan Orang Lainnya

Posted by Superadmin on 08 May 2019

Kamu mungkin telah mengenal kutipan-kutipan inspiratif ini, seperti:
“Jangan pernah menyerah, langkah selanjutnya akan memberikan kesuksesan”
“Pemimpin terbaik adalah orang yang tidak pernah berhenti”
“Besok adalah kesempatan lain untuk menang”
 
Oke. Sebaiknya, kamu jangan ikuti kutipan-kutipan itu. Justru, kalau kamu sudah merasa yang kamu lakukan sudah tidak berhasil, kamu harus berhenti sebentar. Kamu harus berhenti lebih awal dan lakukanlah sesering mungkin.
Dan kalau ide kamu memang sebagus itu, akan lebih bagus nantinya. Tapi, kamu harus meninggalkannya dulu.  Kenapa?
 
Nah, ini alasannya:
Enggak semua yang ingin kamu raih adalah hal yang baik. Kamu cenderung menilai ide-ide kamu lebih hebat daripada kenyataannya, itulah kenapa kamu cenderung mempertahankan ide kamu. Padahal, kalau hanya kamu yang menilai ide tersebut sebagai ide yang hebat, enggak ada gunanya kan? Makanya, kamu harus belajar untuk meninggalkan ide tersebut. Bukan karena ide itu salah, tapi tujuannya adalah untuk menciptakan ide sesuatu yang lebih hebat lagi.
 
Kembangkan diri kamu. Memenuhi impian memang sesuatu yang penting, tapi jangan lupa untuk kembangkan diri kamu juga. Itulah yang harusnya menjadi sebuah impian terpenting kamu. Jangan sampai lupa untuk kembangkan diri kamu hanya karena kamu terlalu obses pada satu hal saja.
 
Kamu menutup ide-ide yang lebih baik. Disadari atau tidak, waktu, energi, dan pikiran yang telah kamu habiskan untuk satu konsep tertentu saja, menutup kemampuan kamu untuk mendapatkan ide-ide yang lebih baik. Karena mungkin aja, ketika kamu sedang mengerjakan suatu konsep, itu adalah saat dimana kamu dipersiapkan untuk memiliki konsep yang lebih baik lagi.
 
Gimana? Coba yuk belajar untuk tidak hanya fokus pada satu ide saja, tapi juga belajar untuk memberikan ruang untuk ide-ide lain yang muncul. Siapa tahu ide-ide itu bisa menjadikan usaha yang kamu jalani menjadi lebih berkembang. Iya kan? Yuk dicoba!